Selasa, 02 Agustus 2011

Latar Belakang

Pada awal peradaban manusia, matematika memainkan peranan yang sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai bentuk simbol digunakan untuk membantu perhitungan, pengukuran, penilaian dan peramalan.Walaupun peradaban manusia telah berubah dengan pesat, bidang matematika terus relevan dan menunjang setiap perubahan yang terjadi. Matematika dengan kemampuan analisis dan penerapannya yang sangat luas memberikan kontribusi cukup besar bagi perkembangan IPTEK.
Saat ini di tengah era yang serba canggih dan informatif masih saja terdapat asumsi bahwa matematika merupakan suatu bidang ilmu yang sulit untuk diterapkan karena dalam pemikirannya, matematika hanyalah sekelumit rumus-rumus yang rumit dan kompleks. Hal ini tentu tidak benar karena berangkat dari fakta bahwa matematika adalah basic science, maka jelas matematika sangat luas penerapannya di berbagai ilmu yang lain. Matematika merupakan subjek yang sangat penting di dalam sistem pendidikan di seluruh negera di dunia. Di Indonesia, fakta yang terjadi adalah masih banyaknya kalangan pelajar dan siswa SMA khususnya yang masih belum memahami mengenai teori dan pengaplikasian matematika. Untuk mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang IPTEK, perlu adanya pembenahan pada sistem pembelajaran matematika, mengingat kontribusi matematika bagi perkembangan IPTEK cukup besar. Namun, karena kurangnya informasi seperti apa matematika berperan, memberikan kesan adanya dinding pemisah antara teori dan aplikasi matematika, sehingga proses pembenahan tidak berjalan optimal.
Berdasarkan kondisi itulah, HIMATIKA mencoba mencari titik temu antara teori dan aplikasi matematika dalam kegiatan Olimpiade Matematika. Olimpiade ini juga merupakan wadah bagi siswa SMA untuk mengembangkan kemampuan memecahakan masalah, melatih cara berpikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan, mengembangkan aktivitas kreatif, mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi atau mengkomunikasikan gagasan baik secara lisan maupun tertulis dalam bentuk makalah atau karya tulis. Selain itu HIMATIKA juga berusaha menjaring calon-calon matematikawan yang ternyata tak banyak dimiliki negeri ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar